iklanet

AGEN PENDAFTARAN KULIAH S1 DAN S2 MUDAH DAN MURAH SERTA JASA PEMBUATAN SKRIPSI TESIS DAN LAPORAN PKL SISWA HUB SIMBAH WURI http://raraswurimiswandaru.blogspot.com

TBM MEDIA CERDIK PURWOJATI CERDASKAN MASYARAKAT

Sebagai Media Baca Bertujuan Mencerdaskan Bangsa yang bermartabat.

TBM MEDIA CERDIK Bentuk Kepedulian Pemuda Pakarti dan PP Shidiqiin Wara`

Sudah menjadi misi Pemuda Pakarti dan PP Shidiqiin Wara` Selalu Cerdaskan Masyarakat.

ANDA INGIN BANTU-SILAHKAN SUMBANG BUKU KE KAMI

Kami masih banyak butuh buku baru dan bekas: fiksi atau non fiksi, majalah, jurnal, kaset dan lainnya.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Proposal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Proposal. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Januari 2015

Proposal Pendirian TBM

BAB I
PENDAHULUAN
A.  Latar Belakang
Dalam rangka ikut mencerdaskan kehidupan bangsa serta dalam usaha melestarikan program Pendidikan Non Formal salah satunya adalah melalui TBM  (Taman Bacaan Masyarakat ). Melalui pembudayaan baca, masyarakat akan meningkat pengetahuannya, meningkat kesehatannya, meningkat tatanan ekonominya yang mana peningkatan tersebut akan mengurangi pengangguran dan kemiskinan.
Dengan membaca pula seseorang akan terbentuk kepribadiannya menjadi lebih baik. Kepribadian adalah pola menyeluruh semua kemampuan, perbuatan serta kebiasaan seseorang, baik yang jasmani, mental, rohani, emosional maupun sosial. Semua ini telah ditatanya dalam caranya yang khas, di bawah beraneka pengaruh dari luar. Pola ini terwujud dari tingkah lakunya dalam usahanya menjadi manusia sebagaimana dikehendakinya (Heuken,1989).
Mendidik kepribadian dapat dilakukan melalui buku. Dengan membaca buku seseorang akan memiliki ilmu dan pengetahuan yang luas, dari situ ia dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk sehingga akan terbentuk pribadi yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Dalam hal ini, membaca dapat diartikan “membaca untuk hidup”, artinya membaca agar kita bisa hidup lebih baik, lebih arif, lebih mengerti ‘tabiat’ dunia (Widarso,1994).
Minat dan kebutuhan masyarakat untuk gemar membaca memerlukan perhatian serius dari pemerintah, dari aktor pendidikan, dan dari pihak yang peduli pentingnya membaca. Salah satu daerah yang memerlukan perhatian khusus dalam bidang pelayanan baca ini adalah kota Wonosari, Gunung Kidul. Jumlah manusia usia produktif yang melimpah menuntut adanya sebuah akses pengetahuan/informasi yang relevan agar keunggulan dalam segi kuantitas masyarakat tersebut di imbangi dengan pembentukan kualitas pribadi  yang memadai. Adanya Taman Bacaan Masyarakat di Gunung Kidul tepatnya di desa Gatak adalah memberikan layanan baca yang relevan dengan kebutuhan masyarakat yang dominan dengan masyarakat dari ekonomi menengah kebawah, daerah buruh tani, buruh ternak, dan mereka adalah para aksarawan baru yang rawan untuk buta aksara kembali. Walaupun telah ada TBM serta perpustakaan di Gunung Kidul  namun TBM dan perpustakaan tersebut masih bersifat sentralistik atau memusat yang dalam artian masyarakat kurang mampu mengakses bahan bacaan karena biasanya TBM atau perpustakaan tersebut berdekatan dengan lembaga pemerintah dengan berbagai macam aturan formal baca dan kurang relevan dengan kebutuhan masyarakat yang cenderung kurang memotivasi minat baca masyarkat.
Melihat fenomena diatas, kami, mahasiswa Universitas Negeri Yogayakarta dari Jurusan Pendidikan Luar Sekolah memiliki sebuah harapan dalam rangka memberikan fasilitas baca guna meningkatkan  kemajuan masyarakat secara umum. Melalui kegiatan KKN-PPL yang berpusat di Unit Pelaksana Teknis Sanggar Kegiatan Belajar ( UPT SKB) Gunung Kidul akhirnya terwujudlah kesempatan itu. Melihat berbagai pihak yang begitu peduli terhadap kemajuan kualitas masyarakat khususnya bidang pendidikan, serta kesempatan yang diberikan kepada kami, maka telah kami susun sebuah rancangan program pengadaan Taman Bacaan Masyarakat berbasis lingkungan, sebuah program yang harapannya mampu meningkatkan sumber daya manusia. Program-program tersebut secara terperinci akan dijelaskan pada Sub Bab selanjutnya.
Adanya keterbatasan dana dari pihak UNY sendiri yang mendorong kami untuk mengadakan mitra dengan  lembaga atau unit kerja, agar program tersebut mampu dilaksanakan secara maksimal dan tepat sasaran sehingga memberikan manfaat  yang maksimal pula.
B.  Tujuan
1)  Tujuan Umum
a.  Mengadakan Program KKN-PPL yang bermanfaat bagi masyarkat luas
b.  Membantu dalam rangka pemerataan pendidikan melalui layanan baca.
2)  Tujuan Khusus
a.    Mengadakan  TBM yang mempunyai koleksi buku yang lengkap dan sesuai
kebutuhan warga masyarakat.
b.    Mensosialisasikan  TBM pada masyarakat agar  dapat menggerakkan, mendorong masyarakat melalui lomba minat  baca maupun promosi dan sosialisasi minat baca.
c.    Mengadakan TBM dengan manajemen yang sederhana, sehingga dapat memunculkan partisipasi masyarakat.
3)     Hasil yang akan dicapai
Maka melalui pengadaan  TBM berbasis Lingkungan ingin mencapai hasil sebagai berikut:
a.    Terlayani kebutuhan minat baca lulusan program SD, SMP,SMA  yang berjumlah + 140 warga.
b.    Terlayani kebutuhan minat baca bagi 414 warga yang ada di Kecamatan
yang bebas buta aksara, serta 237 orang dari segala lapisan.
c.    Terlayani kebutuhan bahan bacaan bagi orang tua wali murid PAUD/TK/sederajat. Karena letak TBM kami adalah di lingkungan penyelenggaraan PAUD, dimana orang tua PAUD dapat mengisi waktu luangnya dengan membaca.
d.    Terlayani kebutuhan bahan bacaan bagi ibu PKK, perkumpulan tani dan Yandu.
e.    Untuk membangkitkan minat baca masyarakat di lingkungan melalui sosialisasi ke  acara-acara/kegiatan yang ada di masyarakat dan memberikan pelayanan baca.
f.    Adanya partisipasi masyarakat dalam mengelola TBM berbasis lingkungan, sehingga keberadaan TBM terus berkelanjutan.
BAB II
RANCANGAN PENYELENGGARAAN PROGRAM
A.    Rancangan Model Pelaksanaan Taman Baca Masyarakat (TBM) Berbasis Lingkungan
Pengadaan Taman Baca Masyarakat (TBM) berbasis lingkungan dibangun melalui langkah-langkah sebagai berikut:
1.    Tahap Persiapan
a.    Identifikasi kebutuhan atau need-assesment. Untuk membuat suatu program layanan, sudah menjadi ketentuan mutlak bahwa identifikasi kebutuhan perlu dilakukan. Dengan adanya need-assesment, pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM) bisa memperoleh gambaran tentang kondisi masyarakat sekitar serta kebutuhan masyarakat sekitar. Hal ini tentu akan menentukan target-target perkumpulan atau kegiatan serta pengadaan buku bacaan yang sesuai serta dibutuhkan oleh masyarakat sekitar. Data tentang tingkat kebutuhan bisa diperoleh dari hasil pengamatan atau observasi, wawancara langsung dengan  masyarakat sekitar, serta dokumen-dokumen lain yang tersedia.
b.    Pengadaan bahan bacaan. Bahan bacaan yang digunakan dalam Taman Bacaan Masyarakat (TBM) berbasis lingkungan ini disesuaikan dengan  kebutuhan serta minat masyarakat. Seperti misalnya untuk kegiatan posyandu atau PAUD, dipilih bacaan mengenai pemilihan gizi yang baik untuk anak, bacaan mengenai pertolongan pertama pada kecelakaan, atau tentang penyusunan menu sehat bagi anak yang sekiranya mendukung minat serta kebutuhan masyarakat yang bersangkutan. Untuk ibu-ibu rumah tangga usia produktif, disediakan jenis buku ketrampilan memasak, menjahit atau sejenisnya. Pengadaan buku buku bacaan  melalui pengumpulan buku bekas yang telah melalui tahap filterisasi  serta bantuan donatur/ pihak pihak terkait.
c.    Recruitment atau pemilihan calon pengurus TBM berbasis lingkungan. Pemilihan pengurus TBM ini adalah tahapan yang sangat penting, mengingat kepengurusan TBM ini diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat (setelah mendapat pelatihan), yang dimaksudkan agar TBM tetap hidup walaupun usai masa KKN-PPL di Gunung Kidul.  Pengurus dipilih antara 2-3 orang yang tugasnya meliputi : 1. pengadaan sarana prasarana; 2.pengelolaan buku; 3.pelayanan baca. Pemilihan didasarkan pada karakteristik-karakteristik, antara lain; mudah menjalin hubungan teman, memiliki minat untuk membantu, dapat diterima orang lain, toleran terhadap perbedaan, secara sukarela bersedia mengelola TBM lingkungan. Saat melakukan pemilihan pengurus TBM akan melibatkan warga sekitar agar didapat pengurus secara objektif. Pendekatan yang dilaksanakan secara formal justru akan menimbulkan keterpaksaan di diri para anggota perkumpulan.
2.    Pelatihan calon pengurus baca. Untuk dapat menjalankan perannya sebagai pengurus baca, serangkaian pelatihan perlu dilakukan. Masyarakat yang terpilih sebagai sukarelawan, dikumpulkan dan dilakukan pertemuan. Tujuan utama pelatihan ini  adalah untuk menyeragamkan pola pikir para pengurus TBM mengenai pentingnya budaya baca dilestarikan dalam masyarakat serta pelatihan dalam pengelolaan bacaan.
Dalam praktiknya, interaksi pengurus TBM dan warga baca akan lebih bersifat non formal, akrab dan spontan karena telah terjalin hubungan saling mengenal. Hal yang perlu terus dilakukan pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM) adalah melakukan pendampingan terhadap pengurus baca. Pertemuan secara periodik (misalnya seminggu sekali) dapat dilakukan untuk bertukar pengalaman serta pengajuan pengadaan buku bacaan yang diminati dan dibutuhkan masyarakat di masing-masing kegiatan masyarakat. Dalam pertemuan ini akan memberikan tambahan pengetahuan dan pengalaman kepada sesama pengurus TBM dalam mengatasi kesulitan-kesulitan yang dialami di masyarakat serta menyusun strategi-strategi untuk terus meningkatkan budaya baca masyarakat.
3.    Evaluasi dan rencana tindak lanjut. Evaluasi meliputi evaluasi proses dan hasil. Evaluasi dilakukan dari tiap tahap pengelolaan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) berbasis lingkungan (mulai dari tahap persiapan, pelatihan calon pengurus baca, serta pelaksanaan dan pengorganisasian).
4.    Tujuan akhir atau goal.
Tujuan akhir atau goal dari pengelolaan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) berbasis lingkungan adalah masyarakat mampu meningkatkan kecintaan terhadap buku serta meningkatkan budaya baca masyarakat. Untuk menuju termina goal, tentunya ada tahap progress yang akan dilalui masyarakat setempat.
BAB III
KEGIATAN PENYELENGGARAAN TBM BERBASIS LINGKUNGAN

1)    Gambaran Umum Kegiatan
a.    Taman Bacaan ini dibentuk di Rumah Kepala Dukuh, dengan pertimbangan sebagai berikut :
1.    Dirumah tersebut, digunakan masyarkat menyelenggarakan berbagai macam kegiatan, diantaranya adalah tempat pembelajaran PAUD ( Pendidikan Anak Usia Dini), posyandu, dan PKK. Harapannya disini TBM akan senantiasa mendapatkan pelanggan baca tetap dan membaca menjadi salah satu kegiatan/budaya masyarakat dalam melakoni berbagai kegiatan.
2.    Letak rumah yang strategis karena dapat dijangkau warga sekitar.
3.    Ukuran rumah yang luas dan sudah memenuhi syarat rumah bersih dan sehat
4.    Kesediaan dan kepedulian kepala dukuh untuk menjadi penanggungjawab penyelenggaraan TBM.
b.    TBM akan senantiasa mengadakan berbagai kegiatan yang memotivasi serta menarik minat baca masyarakat. Mengadakan lomba baca dan keterampilan terkait dengan bahan bacaan yang ada di TBM adalah cara mengembangkan minat baca masyarakat
c.    Pelayanan dan pengelolaan baca yang fleksibel, praktis namun menarik menjadi salah satu upaya menarik minat baca masyarkat . Salah satu metode pengemasan bahan baca buku yang akan kami gunakan yaitu model “ Tigo Werno” yaitu pengemasan 3 macam buku ( bacaan untuk ibu, bapak, anak ) dalam satu buah paket, yang dimaksudkan agar setiap pembaca ingin meminjam buku bacaan untuk dibawa pulang, harapannya dengan membawa satu paket buku tersebut, anak serta suami/istri pun dapat diajak untuk membaca buku yang tentu relevan dengan mereka, kemudian diharapkan ada sebuah diskusi keluarga untuk memecahkan masalah bersama yang tentunya buku yang telah dibaca mampu memberi reverensi pemecahan masalah.
2)    Struktur Kepengurusan
Terlampir
3)    Jadwal Kegiatan
Jadwal pelayanan minat baca sebagai berikut :
NO    Hari    Pagi
08.00 – 13.00    Sore
14.00 – 17.00    Keliling
18.30 – 21.00
1    Senin    V    V
2    Selasa    V    V
3    Rabu    V    V    V
4    Kamis    V    V
5    Jumat    V    V    V
6    Sabtu    V    V    V
7    Minggu    V    V
4)    Tenaga pengurus
No    Nama    Pendidikan    Jabatan dalam TBM    Ket
1 Suprianto            SMA Pengelola buku
2 Tri Apriyani        SMA    Sarana Prasarana
3 ANdika Basiti          SMA  Pustakawan
4 Ani Sri Purwati S1  Pustakawan
5)    Mitra kerja
No    Nama    Bentuk Kerja sama    Keteranga
Perpustakaan umum dan arsip daerah Gunung Kidul
TBM UPT SKB Gunung Kidul
Penerbit dan Toko Buku
§    Bimbingan
§    Peminjaman buku
§    Pelatihan
§    Bimbingan  teknis dan sosialisasi
§    Dana dan pengadaan Buku
6)    Manajemen Mutu Penyelenggaraan
Rencana manajemen mutu penyelenggaraan dilaksanakan melalui :
a.    Pembinaan kepada para petugas baca
b.    Pengendalian pelaksanaan kegiatan sesuai jadwal yang disepakati
c.    Membuka / menyediakan kotak kritik dan saran
d.    Pengendalian pemanfaatan dana secara tepat guna, tepat sasaran dan tepat waktu
e.    Pelayanan yang luwes dan fleksibel
BAB VI
PENUTUP
Dengan ajuan Program Pendirian Taman Bacaan Masyarakat Berbasis Lingkungan  ini akan sangat membantu kami untuk mencapai visi dan misi pelayanan pendidikan untuk masyarakat. Semoga Proposal ini dapat menjadi satu petunjuk bagi tim untuk dapat mengabulkan ajuan kami.
Demikian ajuan Proposal kami sampaian, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terimakasih.
Purwojati,
Penyusun

Rabu, 07 Januari 2015

Proposal Pendirian dan Anggaran TBM

PENGANTAR
Dengan atas rahmat Alloh Ta’ala Tuhan Yang Maha Esa, atas segala limpahan karunia-Nya. Kami bermaksud untuk membuka “TAMAN BACA MASYARAKAT” untuk merangsang minat baca masyarakat dalam rangka mencerdaskan anak bangsa.
Berkenaan dengan program tersebut di atas, dengan ini kami mohon dengan hormat bantuannya dari semua pihak dalam upaya mencapai tujuan tersebut. Dengan besar harapan kiranya bapak/ibu/saudara untuk ikut sumbangsihnya dalam rangka mencapai langkah-langkah program taman baca dan tentunya ikut mengembangkan ilmu pengetahuan, patensi masyarakat, generasi penerus bangsa dan ikut serta dalam mencerdaskan bangsa.
Atas niat yang tulus  untuk membantu, sebelumnya kami ucapkan terima kasih.
 —————————————————————————————————–
– I –
PENDAHULUAN

A.       Latar Belakang
Penduduk buta aksara usia 15–59 tahun tahun 2011 berjumlah 7.546.344 orang. Dari jumlah tersebut sebagian besar tinggal di daerah perdesaan seperti: petani kecil, buruh, nelayan, dan kelompok masyarakat miskin perkotaan yaitu buruh berpenghasilan rendah atau penganggur. Mereka tertinggal
dalam hal pengetahuan, keterampilan serta sikap mental pembaharuan dan pembangunan. Akibatnya, akses terhadap informasi dan komunikasi yang penting untuk membuka cakrawala kehidupan dunia juga terbatas karena mereka tidak memiliki kemampuan keaksaraan yang memadai.
Berdasarkan hal tersebut, RUMAH CERDAS didirikan pada tanggal 24 Januari 2012 yang bertujuan untuk ikut serta mencerdaskan kehidupan anak bangsa dalam melestarikan program pendidikan non formal salah satunya adala dengan program Taman Baca Masyarakat (TBM). Melalui pembudayaan minat baca, masyarakat akan meningkat pengetahuannya, meningkat kesehatannya, dan meningkat taraf ekonominya. Sehingga akan berdampak positif dalam mengurai pengangguran dan kemiskinan.
Teringat dalam Ihya ‘Ulumuddin, Imam Al-Ghazali dalam syairnya:
Aku menjadi bagai sumbu yang ditakdirkan
Menerangi manusia,sementara ia terbakar
Menurut Heuken, 1989. Dengan membaca pula seseorang akan terbentuk kepribadiannya menjadi lebih baik. Kepribadian merupakan pola menyeluruh semua kemampuan, perbuatan serta kebiasaan seseorang, baik jasmani, mental, rohani, emosional maupun sosial. Semua ini telah ditatanya dalam caranya yang khas, di bawah beraneka pengaruh dari luar. Pola ini terwujud dari tingkah lakunya dalan usaha manusia yang sebagaimana dikehendakinya.
Menurut Widarso,1994. “membaca untuk hidup”, artinya membaca agar kita bisa hidup lebih baik, lebih arif, lebih mengerti tabiat dunia.
Minat dan kebutuhan masyarakat untuk gemar membaca memerlukan perhatian serius baik dari pemerintah, pihak swasta, pemerhati pendidikan, pelaku pendidikan dan dari pihak yang peduli akan pendidikan. Salah satu wilayah yang sangat memerlukan perhatian dalam minat baca masyarakat adalah Cibadak, Kecamatan Cikupa. Adanya taman baca MEDIA CERDIK dengan penuh harap semoga dapat bermanfaat dan dimanfaatkan oleh masyarakat secara luas. Insyaalloh MEDIA CERDIK memberikan layanan baca yang relevan dengan kebutuhan masyarakat tingkat ekonomi menengah dan bawah, buruh pabrik, kuli bangunan, pedagang kaki lima. Mereka adalah komunitas peduli bacaan masyarakat yang memiliki sebuah harapan untuk lebih cerdas dan arif dalam menyikapi hidup dengan banyak membaca.
Adanya keterbatasan dana dan sarana dari pihak kami yang mendorong bagi kami untuk mengadakan mitra dengan lembaga atau unit kerja ibu/bapak/saudara pimpin. Dengan harapan agar program tersebut mampu dilaksanakan secara maksimal dan tepat sasaran serta member manfaat secara maksilam pula.
B.       Tujuan
B.1. Tujuan Umum:
  1. Membantu dalam rangka pemerataan pendidikan melalui layanan baca yang cerdas
  2. Ikut  mencerdaskan anak bangsa.
B.2. Tujuan Khusus:
  1. Mengadakan taman baca yang mempunyai koleksi buku lengkap dan sesuai dengan kebutuhan warga masyarakat.
  2. Mensosialisasikan taman baca kepada masyarakat, menggerakkan, mendorong masyarakat melalui lomba minat baca dan cinta baca.
  3. Mengadakan taman baca dengan system manajemen yang sederhana sehingga menumbuhkan partisipasi masyarakat dalam minat baca.
B.3. Hasil yang akan dicapai:
  1. Terlayani kebutuhan minat baca untuk semua lapisan masyarakat dari usia pra sekolah sampai usia sekolah dan masyarakat secara umum.
  2. Terlayani kebutuhan minat baca khususnya bagi masyarakat di Kecamatan Cikupa dan sekitarnya.
  3. Terlayani kebutuhan bahan bacaan bagi orang tua siswa murid PAUD/TK/SD/SMP/SMA/PT sederajat. Karena letak taman baca RUMAH CERDAS adalah lingkungan penyelenggaraan PAUD sampai Perguruan Tinggi.
  4. Terlayani kebutuhan bahan bacaan bagi Ibu PKK, Perkumpulan / Organisasi, dan lain sebagainya.
  5. Untuk meningkatkan minat baca masyarakat dengan cara sosialisasi pada acara-acara/ kegiatan di masyarakat dan member pelayanan baca.
  6. Adanya partisipasi masyarakat dalam pengembangkan taman baca berbasis lingkungan, sehingga keberadaan taman baca berkelanjutan.
C.       Wilayah
Berdasarkan  hasil  pencacahan  Sensus  Penduduk 2010,  jumlah  penduduk  Kabupaten Tangerang  sementara  adalah  2.838.621 orang, yang terdiri atas 1.454.914 laki‐laki dan 2.383.707 perempuan.  Dari hasil SP2010 tersebut  masih  tampak bahwa penyebaran penduduk Kabupaten Tangerang masih bertumpu di Kecamatan Pasarkemis yakni sebesar 8,34 persen, kemudian diikuti oleh Kecamatan Purwojati sebesar 7,94 persen, Kecamatan Kelapa Dua sebesar  6,43  persen dan  kecamatan lainnya di bawah 5 persen.
Mekar  Baru,  Jambe,  dan  Kemiri  adalah  3  kecamatan  dengan  urutan  terbawah  yang memiliki  jumlah  penduduk  paling  sedikit  yang  masing‐masing  berjumlah  35.012  orang,  40.094 orang, dan 40.384 orang. Sedangkan Kecamatan Pasarkemis dan kecamatan Purwojati merupakan Kecamatan yang paling  banyak penduduknya yakni masing‐masing sebanyak  236.752 orang dan 225.246 orang.
Dengan  luas  wilayah  Kabupaten  Tangerang  sekitar  959,61  kilo  meter  persegi  yang didiami  oleh  2.838.621  orang  maka  rata‐rata  tingkat  kepadatan  penduduk  Kabupaten Tangerang  adalah  sebanyak  2.958  orang  per  kilo meter  persegi.  Kecamatan  yang  paling tinggi  tingkat  kepadatan  penduduknya  adalah  Kecamatan  Pasarkemis   yakni  sebanyak 9.134  orang  per  kilo  meter  persegi  sedangkan  yang  paling  rendah  adalah  Kecamatan Kemiri yakni sebanyak  1 235  orang  per kilo  meter persegi.
Khususnya untuk Kecamatan Cikupa bahwa jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin adalah sebagai berikut:
  • Laki-laki          : 116.387 jiwa
  • Perempuan    : 108.859 jiwa
  • Jumlah             : 225.246 jiwa
  • Rasio Lk-Pr      :106,92
Kepadatan penduduk Kecamatan Cikupa adalah sebagai berikut:
  • Jumlah Penduduk         : 225.246 jiwa
  • Luas wilayan (KM2)      : 42,68 km2
  • Kepadatan penduduk   : 5.278 /km2
*Sumber BPS Sensus Penduduk 2010
Taman baca MEDIA CERDIK sangat trategis di jalan raya utama Serang dan dekat dengan lokasi industry. Serta akses transportasi yang sangat mudah, dari arah Ajibarang-Jatilawang, dari arah. Sedangkan posisi taman baca MEDIA CERDIK dikelilingi oleh komplek perumahan terutama Perumahan Karangduren yang sekarang sedang berkembang dan mempercantik diri dan menjadi pusat keramaian yanag tentunya akan menumbuhkan potensi ekonomi yang semakin berpacu.
 —————————————————————————————————–
 – II –
PROGRAM
Setiap suatu lembaga tentunya mempunyai suatu rancangan untuk mencapai tujuna. Rancangan program taman baca MEDIA CERDIK dibangun dengan langkah-langkah sebagai berikut:
I.         Tahap Persiapan
Identifikasi kebutuhan (need assessment). Untuk membuat suatu program layanan, sudah menjadi ketentuan mutlak bahwa identifikasi kebutuhan perlu dilakukan. Taman baca bisa memperoleh gambaran tentang kondisi masyarakat dan kebutuhan masyarakat sekitar. Hal ini tentu akan menentukan target-target kegiatan serta pengadaan buku-buku bacaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Data tentang tingkat kebutuhan masyarakat diperoleh dari hasil pengamatan, wawancara langsung dengan masyarakat sekitar, serta informasi-informasi lain yang mendukung suatu kegiatan taman baca.
Pengadaan bahan bacaan. Bahan bacaan yang disediakan dalam taman bacaan ini sesuai dengan kondisi dan kebutuhan serta minat masyarakat. Misalkan bahan bacaan tentang buku-buku parenting, buku pendidikan, buku keterampilan, buku-buku cerita anak-anak usia sekolah. Dalam hal pengadaan buku bisa dengan pengumpulan buku-buku bekas layak baca yang telah difilterisasi serta bantuan donator.
Kepengurusan tanam baca. Kepengurusan taman baca minimal dikelola oleh 2 – 3 orang yang tugasnya meliputi:
  1. Pengadaan sarana prasarana
  2. Pengelolaan buku
  3. Pelayanan baca
  4. Kerjasama dengan pihak atau lembaga lain
  5. Pengelolaan taman baca secara mandiri dan professional
II.      Pelatihan pengurus
Untuk menjalankan perannya sebagai pengurus taman baca, serangkai pelatihan perlu dilakukan. Masyarakat yang menjadi sukarelawan dikumpulkan dan dilakukan pertemuan. Dengan tujuan utamanya adalah untuk menyeragamkan pola pikir dan pola tindak dalam mengelola taman baca. Serta bagaimana pentingnya budaya baca dibiasakan dan dilestarikan kembali dalam masyarakat.
 —————————————————————————————————–
– III –
KOMPONEN PENDUKUNG
Untuk dapat melaksanakan peran dan fungsinya, taman baca harus didukung komponen sumber daya fisik dan sumber daya manusia sebagai berikut:
a.      Sumber daya fisik
Dalam hal sumber daya ini dapat dibedakan menjadi dua, yaitu;
  1. Sumber daya fisik utama adalah bahan bacaan baik dalam bentuk buku, majalah, Koran, dan multimedia. Dan tentunya bahan bacaan yang disediakan memperhatikan karakteristik masyarakat, kebutuhan nyata masyarakat, dan daya nalar serta kemampuan baca masyarakat.
  2. Sumber daya pendukung adalah segala sesuatu yang diperlukan untuk mendukung pengelolaan taman baca, diantaranya rak buku/majalah, display buku, gantungan Koran, meja kerja, meja baca, kursi,papan tulis, karpet dan lain sebagainya.
 b.      Sumber daya manusia
Faktor utama dalam pengelolaan taman baca adalah orang sebagai lokomotif utama, sekurang-kurangnya terdapat 3 orang duduk dalam susunan kepengurusan organisasi yang melaksanakan pengelolaan taman baca. Sebagai ketua, mengurus administrasi dan pelayanan terhadap masyarakat.
 —————————————————————————————————–
– IV –
ALOKASI & RINCIAN PENGGUNAAN DANA
Menurut rencana anggaran biaya pendanaan MEDIA CERDIK akan menelan biaya sebesar Rp 38.000.000,-( TIGA PULUH DELAPAN JUTA RUPIAH ) . Dana program dipergunakan sebagai biaya penyelenggaraan RUMAH CERDAS yang bermutu, kreatif dan inovatif dengan alokasi dana dan rincian sebagai berikut:
1. Pengadaan bahan bacaan – tahap I:  Rp 9.500.000,-
  • Buku bacaan anak-anak usia 2 – 4 th
  • Buku bacaan anak-anak usia 5 – 6 th
  • Buku bacaan anak-anak usia 7 – 12 th
  • Buku pengetahuan umum
  • Buku teknik,IT dan Komputer
  • Buku bacaan Fiksi, sastra
  • Buku keagamaan
  • Buku ketrampilan dan kewirausahaan
  • Buku manajemen dan kepemimpinan
  • Buku psikologi dan parenting
  • Buku pelajaran sekolah dan referensi
  • Majalah anak-anak, remaja dan dewasa
2.  Perlengkapan taman baca : Rp 11.000.000,-
  • Rak buku, Meja baca ,Papan tulis, Kursi, Karpet
  • LCD Projector
  • ATK
  • Papan nama, Spanduk, Brosur
3.  Biaya kegiatan program gemar membaca : Rp  5.500.000,-
4.  Biaya operasional selama 2 tahun: Rp  12.000.000,-
                             TOTAL   : Rp    38.000.000,-
 —————————————————————————————————–
– V –
SUSUNAN PENGURUS
  • Ketua                           : Muhammad Aziz, SH
  • Sekretaris                     : Rinah Hasan
  • Bendahara                   : Nur El Haq
JEJARING LITERASI
  • Nomor NILEM DIKNAS       :   36.2.04.0018.4.0.0001
  • Nomor POKOK PERPUSTAKAAN  :  3603183C2000002
  • Jaringan 1001 Buku          : 424/TBA-1001buku
  • Jaringan Forum Indonesia Membaca (FIM)
  • Jaringan Farum Aktik Menulis (FAM) : IDFAM1086U
  • Jaringan Forum TBM se Indonesia (FORUM TBM)

Rekening Bank
  • NamaBank            : BRI
  • No. Rekening        : -
  • Atas Nama              : Raras Wuri M
JADWAL OPERASIONAL RC
A.  Rumah Baca
  •   Selasa & Sabtu   : 16.00 – 21.00 wib
  •   Ahad                     : 07.00 – 12.00 wib
B. Bimbingan Belajar / Rumah Belajar
  •     Selasa & Sabtu   : 16.00 – 18.00 wib
  •      Ahad                     : 07.00 – 12.00 wib
Jadwal buka MEDIA CERDIK dapat berubah, dengan pemberitahuan
 —————————————————————————————————–
 – VI –
RENCANA KEGIATAN
Rencana kegiatana ini merupakan pengejawantahan dari program yang telah digariskan dalam tujuan RUMAH CERDAS, diantara rencana kegiatan tersebut adalah:
Kegiatan Harian:
  • Cerdas Pilih & Baca ———— Gratis
  • Belajar Bisnis ———— Gratis
  • Ngaji Bareng  & BTQ ————– Gratis
  • Bimbingan Belajar
Kegiatan Mingguan:
  • Belajar Jadi Pemimpin ——- Gratis
  • Belajar Menulis & Jurnalistik ——- Gratis
  • Kata Baca Sastra ——— Gratis
  • Nobar (Nonton Bareng) ———– Gratis
  • Motivasi untuk pelajar ————- Gratis
Kegiatan pendukung:
  • Penerbit KataBaca (Komunitas KataBaca)
  • Diskusi buku
  • Ikut serta Lomba Menulis di FAM
  • Seminar/workshop tentang literasi, penulisan dan pendidikan
Kegiatan Tahunan atau persemester:
  • Mengadakan lomba tingkat SD tentang menggambar, menulis dan membaca
  • Menyelenggarakan Seminar tentang literasi
  • Mengikuti festival TBM yang diselenggarakan ForumTBM
  • Mengikuti Pameran / Bazar buku lokal maupun Nasional
 —————————————————————————————————–
– V –
PENUTUP
Dengan profile pendirian MEDIA CERDIK ini sangat membantu kami untuk mencapai visi dan misi pelayanan dan empati terhadap masyarakat dalam bidang pendidikan.
Kami berharap kiranya bapak/ibu/saudara berkenan dan peduli untuk membantu MEDIA CERDIK. Semoga profile  ini dapat menjadi satu petunjuk bagi tim untuk mengabulkan hal-hal yang telah kami utarakan di atas.
Demikian profile kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.
Purwojati, 2 Januari 2014

Pengelola

Minggu, 08 September 2013

Mohon Sumbang Bukumu Ke TBM Media Cerdik Untuk Pendidikan Lingkungan

                                                                                               Purwojati, 7 September 2013

Kepada Yth :

  1. Presiden Republik Indonesia
  2. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI
  3. Bupati Banyumas
  4. Kepada Dinas/Badan/ Kementerian di Banyumas
  5. Pimpinan dan Karyawan Perusahaan di Banyumas
  6. Para ibu dan Bapak Guru
  7. Para Aghnia
  8. Masyarakat Umum

Perihal    :     Permohonan Bantuan Buku


Dengan Hormat

Bersama ini kami pengurus TBM Media Cerdik Purwojati Kabupaten Banyumas mengajukan permohonan bantuan kepada bapak atau Ibu yang tersebut di atas untuk menambah koleksi buku di TBM Media Cerdik.

Bantuan Buku boleh dalam bentuk uang, buu baru , buku bekas, majalah , jurnal, tabloid dan lainnya yang masih layak untuk dibaca. Karena buku-buku tersebut dibutuhkan untuk pencerdasan masyarakat di lingkungan kami

TBM Media Cerdik telah berdiri sejaktahun 2008 namun daftar koleksi buku masih kisaran 2000 buku , itupun buku dalam kondisi sangat jelek yang masih dalam kondisi baik sekitar 35 %

Demikian Permohonan kami sampaikan dengan sebenarnya, atas perhatian dan bantuannya kami ucapkan banyak terma kasih

Pengurus TBM